Cara Pencegahan Penularan HIV/AIDS - BebasGaul

Jumat, Desember 03, 2021

Cara Pencegahan Penularan HIV/AIDS

Human Immunodeficiency Virus atau HIV ialah virus yang bakal menghancurkan mekanisme ketahanan tubuh dengan mengontaminasi dan merusak sel CD4 pengidapnya.

Bila semakin banyak sel CD4 yang remuk, ketahanan badan pengidap HIV akan menurun sehinga rawan terserang bermacam penyakit.

Bila keadaan ini tidak selekasnya ditangani, akan berkembang jadi keadaan yang lebih serius atau disebutkan dengan AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).

Perlu Anda kenali jika HIV dan AIDS mempunyai makna yang berbeda. AIDS ialah penyakitnya, sementara HIV ialah virus yang mengakibatkan AIDS.

HIV/AIDS sudah lama diketahui sebagai penyakit yang dapat menyebar. Sebaiknya, lakukan beberapa usaha untuk menahan penyebaran HIV/AIDS.

Usaha penangkalan HIV/AIDS tidak hanya membuat perlindungan diri Anda sendiri. Menahan penyebaran infeksi akan ikut membuat perlindungan keluarga dan famili dekat Anda, dan menolong mendesak resiko meluasnya penebaran penyakit di lingkungan sekitar.

Cara Pencegahan Penularan HIV/AIDS


Berikut langkah penangkalan penyebaran HIV/AIDS yang dapat dilaksanakan

Hubungan seksual secara aman

Lakukan hubungan seksual secara aman, yakni hubungan seksual sesudah menikah dan tak pernah berbagi jarum suntik atau perlengkapan menyuntik atau apa saja yang bisa mengakibatkan beralihnya virus HIV.

Orang yang kerap lakukan hubungan seksual dengan bergonta tukar pasangan mempunyai resiko terkena terserang HIV/AIDS.

Konsumsi Obat

Pencegahan HIV/AIDS tidak hanya beralih-alih pasangan yaitu dengan konsumsi obat yang dibuat oleh beberapa periset untuk tetap bertahan dan mempunyai waktu semakin lama, ingat virus HIV ialah virus yang amat beresiko, kita harus dapat membuat perlindungan diri supaya tidak terkena HIV/AIDS.

Setia Kepada Pasangan

Penangkalan yang termudah dilaksanakan yaitu dengan setia pada pasangan. Hubungan seksual yang telah dilandasi dengan pernikahan lebih aman dibanding sex bebas.

Pengecekan infeksi HIV amat perlu dilaksanakan oleh pasangan yang bakal menikah membuat perlindungan diri dari infeksi HIV. Jauhi semua tipe hubungan seks yang bebas dan tidak dengan pasangan.

sex secara aman


SEX Aman

Melakukan sex aman. Usaha untuk lakukan sex aman hanya dapat dilaksanakan oleh pasangan yang telah menikah. Tetapi, bila Anda mempunyai beberapa pertimbangan lainnya tentang budaya ini, misalkan sex bebas, anda harus tetap menggunakan kondom atau pengaman saat berhubungan seksual.

Stop Narkoba

Langkah penangkalan yang lain dengan menghindari narkoba. Narkoba yang dimakan dengan suntikan jadi satu antara pemicu AIDS yang amat besar.

Anda dapat membuat perlindungan diri Anda sendiri dengan tidak menggunakan narkoba. Penggunaan jarum suntik secara berganti-gantian sudah tingkatkan angka penyebaran AIDS.

Hindari ASI dari Ibu Hamil yang positif HIV

Ibu hamil yang dipastikan positif HIV mempunyai resiko yang semakin tinggi untuk menyebarkan AIDS pada janin. Proses penyebaran bisa terjadi dari plasenta atau ASI.

Bahkan juga bayi pun dapat terserang AIDS sepanjang proses persalinan. Membuat perlindungan bayi dari infeksi AIDS karena itu ibu hamil jangan memberi ASI ke bayi yang sudah dilahirkan. Konsumsi beberapa macam obat pencegah HIV membuat perlindungan janin dari infeksi HIV dan AIDS.

Test HIV sebelum transfusi darah

Langkah menghindari HIV/AIDS seterusnya yaitu dengan membuat perlindungan proses pertukaran cairan. Dalam masalah ini ialah transfusi darah.

Darah sebagai satu antara tipe pemicu infeksi HIV/AIDS yang tinggi. Bila Anda mau tak mau wajib melakukan transfusi darah sebab keadaan kesehatan, yakinkan jika darah yang Anda gunakan sehat dan sudah memperoleh tes HIV/AIDS.

Hindari Produk/ Barang dari Pengidap HIV yang memungkinkan kontak darah

Tidak memakai beberapa produk yang memungkinkannya contact darah dengan pengidap semacam sikat gigi, pisau perlengkapan lain, dan cukur.

Share with your friends

Give us your opinion