Cara Merawat Gigi bagi Pengguna Behel - BebasGaul

Minggu, Desember 05, 2021

Cara Merawat Gigi bagi Pengguna Behel

Cara merawat gigi bagi pengguna behel penting untuk Anda yang barusan memakainya. Sebagai pemula, Anda harus ketahui apa yang perlu dilaksanakan supaya gigi masih tetap terurus, walau Anda sudah memakai behel.

Sudah diketahui, behel atau kawat gigi sebagai satu di antara trik untuk membereskan gigi karena tidak semuanya orang diberkahi dengan mempunyai gigi rata, rapi, berjajar sempurna.

Saat Anda memilih untuk memasangkan kawat gigi, yakinkan lebih dulu Anda ketahui konsistensinya. Masalahnya ada banyak hal yang seharusnya tidak Anda lakukan dengan gigi yang sudah dikasih behel.

Perihal lain, dengan penempatan behel, malah membuat Anda harus semakin peduli dengan kebersihan mulut Anda. Janganlah sampai beberapa sisa makanan yang terjebak di kawat gigi, jadi plak, dan menimbun.

Cara Merawat Gigi bagi Pengguna Behel


Ada beberapa cara yang penting Anda kenali, buat menjaga gigi yang memakai behel.

Berikut beberapa cara merawat gigi bagi pengguna behel, terutamanya untuk pemula

1. Rajin Menyikat Gigi

Proses standar dalam melindungi oral hygiene dengan penyikatan gigi minimal 2x sehari.

Untuk pemakai behel, langkah menggosok gigi perlu diperhatikan. Menggosok gigi terlampau keras bisa memicu kerusakan pada email gigi. Ada juga resiko pengurangan gusi yang bisa membuat gigi sensitif.

Penyikatan gigi seharusnya dilaksanakan dengan perlahan-lahan, waspada, dan meliputi semua permukaan gigi, tak perlu dengan penekanan keras. Berikan perhatian khusus di daerah di antara kawat gigi dan gusi karena umumnya di sana penumpukan plak banyak tercipta yang mempunyai potensi menjadi karang gigi.

Disamping itu, pemakai behel seharusnya memakai sikat gigi khusus. Sikat gigi khusus pemakai kawat gigi ini sanggup bersihkan tersisa makanan yang melekat di antara gigi dan kawat yang tidak bisa dicapai oleh sikat gigi biasa.

2. Maksimalkan Pembersihan Gigi dengan Benang Gigi dan Kuas Interproksimal

American Association of Orthodontists (AAO) mereferensikan beberapa pemakai behel untuk memakai benang gigi supaya lebih gampang bersihkan kotoran dan karies antara gigi, gusi, dan di bawah alat ortodontik.

Anda dapat memakai kuas interproksimal atau yang kerap disebutkan kuas interdental. Alat itu berupa bundar dan mempunyai bulu-bulu di sekelilingnya yang bisa capai sisi bawah bracket untuk hilangkan tersisa makanan yang terjerat.

3. Jauhi Konsumsi Makanan Memiliki tekstur Keras

Selainnya bisa menghancurkan enamel gigi, makanan keras (misalkan es batu, permen yang keras, dan sebagainya) dapat menghancurkan kawat gigi. Jauhi juga rutinitas menggigit benda keras seperti pulpen, pensil, es batu, dan lain-lain.

4. Jauhi Konsumsi Makanan yang Lengket

Pemakai behel tidak disarankan konsumsi makanan yang lekat, seperti permen dsb.

Tersisa permen yang tersangkut pada antara behel bisa memunculkan infeksi gigi dan mengakibatkan gigi jadi tergerus dan berlubang. Mengakibatkan, gigi akan semakin hancur dan perlu perawatan lebih kembali untuk menyembuhkannya.

5. Teratur Periksa ke Dokter Gigi

Langkah paling akhir yang perlu adalah dengan teratur periksa ke dokter gigi di mana Anda memasangkan behel. Langkah ini perlu dikerjakan untuk Anda yang baru memasangkan kawat gigi.

Umumnya dokter gigi akan merekomendasikan waktu kontrol sekitar tiga minggu sekali atau dapat semakin kerap tergantung keadaan gigi.

Saat kontrol, dokter akan melakukan rangkaian pengecekan gigi, terhitung pembersihan gigi, pergantian karet, memoleskan kembali lem bracket yang telah terlepas, dan mengerjakan penempatan alat tambahan bila memang diperlukan.

Anda bisa juga konsultasi sama dokter Anda jika ada permasalahan lain dengan behel Anda.

Share with your friends

Give us your opinion