Cara Mencegah Cedera saat Bermain Sepak Bola - BebasGaul

Kamis, Desember 23, 2021

Cara Mencegah Cedera saat Bermain Sepak Bola

Sepak bola sebagai satu antara olahraga terpopuler di dunia. Tipe permainan bola besar itu disukai beberapa orang dari beragam kelompok dan jenjang umur.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), sepak bola adalah permainan beregu di atas lapangan, memakai bola sepak dari 2 barisan yang bersimpangan yang masing-masing terdiri dari sebelas pemain, berjalan sepanjang 2x45 menit, kemenangan ditetapkan oleh perbedaan gol yang masuk ke gawang musuh.

Sepak bola kemungkinan terhitung olahraga yang tidak beresiko. Tetapi, permainan itu memiliki resiko tinggi sama-sama bertabrakan sampai mengakibatkan cedera.

Sudah diketahui, sepak bola sebagai permainan team yang membutuhkan gerakan cepat antar pemain. Keadaan itu yang memicu berlangsungnya tabrakan sampai alami cedera.

Cidera saat bermain sepak bola dapat terjadi saat latihan, berlaga atau sesudahnya. Adapun cedera yang umum terjadi dalam sepak bola, diantaranya cedera pada, lutut dan betis, dan pergelangan kaki.

Untuk meminimalisir berlangsungnya cedera, penting untuk beberapa pemain sepak bola ketahui langkah menghindarinya.

Cara Mencegah Cedera saat Bermain Sepak Bola


Berikut ringkasan mengenai cara mencegah cedera saat bermain sepak bola

Langkah Menahan Cedera Kepala

Benjolan dan bengkak di bagian muka dan kepala sebagai hal sering dirasakan saat sepak bola. Walau dipandang hal umum, ada satu keadaan yang paling ditakuti, yakni gegar otak.

Pasien gegar otak umumnya akan mengeluhkan pusing atau bahkan juga tidak sadarkan diri sepanjang beberapa menit. Tidak itu saja, pasien akan mual, mempunyai penglihatan buram, telinga berdengung, sampai susah berbicara.

Tetapi, berita baiknya, tanda-tanda itu disebutkan akan menyusut dan lenyap sendirinya dalam kurun waktu kurang dari 24 jam.

Langkah menahan berlangsungnya cedera kepala adalah batasi jumlah sundul bola selama saat latihan. Disamping itu, hati-hatilah pada musuh yang kemungkinan bermain dengan kasar.

Saat sundul, bisa jadi musuh merampas bola dengan sundul , hingga bentrokan keras juga tidak dapat dijauhi.

Usaha yang lain dapat dilaksanakan adalah dengan memakai perlindungan kepala yang bisa juga membuat perlindungan dagu dan leher.

Umumnya, perlindungan itu kerap dipakai oleh kiper untuk meminimalisir dampak bentrokan bola yang dapat menghajar kepalanya.

Langkah Menahan Cedera Lutut dan Betis

Terus-terusan lari sepanjang bermain sepak bola dapat membuat otot dan ligamen jadi tegang. Mengakibatkan, dua sisi itu, terutamanya pada bagian lutut dan betis, jadi gampang cedera.

Beberapa cedera kaki yang paling umum terjadi, diantaranya:

Cedera ACL

Robekan yang terjadi antara tulang paha dan tulang kering ini bisa terjadi karena pergerakan yang mendadak atau pendaratan yang keliru. Cidera ini kerap dirasakan oleh pemain wanita.

Meniskus Robek (tulang riskan sobek)

Pergerakan yang mendadak atau pukulan pada lutut bisa mengakibatkan tulang riskan hancur atau robek. Cidera ini lebih umum terjadi pada anak-anak.

Cedera tulang kering

Umumnya disebabkan karena kemampuan yang berlebihan pada tulang kering dan jaringan di sekelilingnya. Kemampuan itu membuat otot-otot betis lebam, memberi penekanan pada tulang hingga mengakibatkan infeksi dan ngilu.

Selainnya lari yang terlampau kuat atau kuat, ditendang pada bagian tulang kering mengakibatkan cidera ini.

Adapun langkah pertama menahan ke-3 tipe cedera lutut dan betis di atas dengan lakukan pemanasan dan pengenduran yang optimal. Lantas, pakai perlindungan tulang kering yang umumnya digunakan dalam kaus kaki. Pergerakan yang mendadak tidak dapat dijauhi ketika bermain sepak bola.

Maka penting untuk beberapa pemain bola pelajari cutting techniques yang lebih pro.

Langkah Menahan Cedera Pergelangan Kaki

Cidera ini biasa disebutkan dengan terkilir. Bermain di atas lapangan sepak bola yang tidak rata ialah pemicu khusus pergelangan kaki terkilir. Terkilir atau keseleo dipacu oleh peralihan status yang mendadak.

Untuk menghindarinya, jauhi bermain di atas lapangan yang permukaannya tidak rata atau berlubang.

Selanjutnya untuk menghindarinya, dapat dengan kenakan penyangga pergelangan kaki untuk tingkatkan kestabilan. Sedapat mungkin, tidak boleh bermain bola terasa capek atau mungkin kurang energi.


Share with your friends

Give us your opinion