Cara Menolong Orang yang Terkena Serangan Panik - BebasGaul

Rabu, November 03, 2021

Cara Menolong Orang yang Terkena Serangan Panik

Langkah membantu orang yang terserang gempuran cemas benar-benar diperlukan pada kondisi darurat atau genting. Gempuran cemas tidak dapat diprediksikan dan tiba kapan pun.

Gempuran cemas umumnya muncul karena seorang berasa takut atau resah terlalu berlebih. Gempuran cemas sering diimbangi dengan napas sesak, gemetaran, mual, pusing, berkeringat terlalu berlebih sampai jantung berdebar-debar kuat.

Gempuran cemas dapat terjadi sepanjang beberapa saat, 5-10 menit. Tetapi, bisa juga terjadi sampai lebih satu jam. Gempuran cemas dapat terjadi cuman sekali sepanjang umur dan lenyap sesudah penyebab gempuran usai. Tapi, juga bisa tidak.

Karenanya, penting untuk ketahui langkah membantu orang yang terserang gempuran cemas. Dengan ketahui triknya, Anda dapat semakin tenang mendapati jalan keluar dan memberi bantuan.

Cara Menolong Orang yang Terkena Serangan Panik


Berikut langkah membantu orang yang terserang gempuran cemas

1. Masih tetap Tenang, Tidak Turut Cemas

Jadi orang yang menolong, masih tetap tenang ialah satu antara langkah terbaik. Gempuran cemas umumnya cuman berjalan sepanjang 5-10 menit. Berbicaralah sama orang yang alami gempuran cemas secara perlahan-lahan dan tenang.

2. Tanya Berkenaan Kontribusi yang Diharap

Orang dengan gempuran cemas umumnya mempunyai sistem sendiri untuk menanganinya. Walau demikian, saat gempuran terjadi bisa mempengaruhi langkah berpikiran seorang. Pikirkan untuk bertanya kontribusi apa yang mereka harap jika gempuran cemas terjadi.

3. Ketahui Tanda-tanda

Gempuran cemas biasanya diawali dengan:

  • Hati ketakutan
  • Napas sesak
  • Hati tercekik
  • Berdebar-debar
  • Pusing
  • Gemetaran

Tanda-tanda gempuran cemas dapat berbeda pada tiap orang. Seharusnya tanya tanda-tanda apa yang condong mereka alami. Semakin cepat Anda mengetahui apa yang terjadi, semakin cepat bisa membantu mereka.

4. Mengajak Berbicara dan Alihkan Konsentrasinya

Ada sebuah langkah yang dikenali bernama 'teknik grounding', yang bisa berguna untuk menangani permasalahan kekhawatiran terhitung gempuran cemas.

Tehnik ini akan menolong orang itu konsentrasi pada yang sebetulnya terjadi, tidak pada gempurannya. Tehnik grounding bisa dipakai saat intensif gempuran smakin menyusut.

Berikut beberapa cara memakai tehnik grounding:

  • Sentuhan fisik seperti menggenggam tangan mereka (bila disepakati oleh pasien).
  • Memberi mereka object untuk digenggam hingga konsentrasi teralihkan,
  • Menggerakkan mereka untuk mengulang kalimat yang menentramkan, misalkan "Keadaan ini jelek, tetapi tidak sakiti saya".
  • Bicara sama mereka secara perlahan-lahan dan tenang.
  • Ajukan pertanyaan simpel untuk mengubah pemikiran.

5. Jauhi Memberi Cafein

Kopi, teh, cokelat, dan tipe konsumsi yang lain yang memiliki kandungan cafein dapat jadi memperburuk tanda-tanda yang terjadi karena gempuran cemas. Ini karena cafein mempunyai dampak perangsangan saraf simpatis, yang hendak mengakibatkan beragam tanda-tanda seperti renyut jantung lebih kuat, gemetaran, dan berkeringat.

Harus dipahami, tanggapan seorang pada cafein berbeda. Sebagian orang benar-benar peka pada cafein, tetapi ada pula orang yang kebalikannya.

Pada barisan orang yang peka, dianjurkan untuk batasi konsumsi cafein agar tidak melewati 400 miligram setiap hari. Ini untuk menghindar keluh kesah, seperti sakit di kepala, kuatir, dan mual.

6. Ketahui Kapan Perlu Minta Kontribusi Genting

Kemungkinan Anda pun berasa kuatir saat menyaksikan orang dengan gempuran cemas. Tetapi, kapan seharusnya Anda harus minta bantuan?

Anda perlu selekasnya mengontak kontribusi genting bila:

  • Ngilu dada berasa seperti meremas dan menyebar sampai lengan.
  • Tanda-tanda dirasa sampai 20 menit lebih dan semakin lebih buruk.
  • Napas sesak benar-benar berat.

Share with your friends

Give us your opinion