Kata Gaul Dalam Bahasa Jepang Yang Perlu Kamu Ketahui - BebasGaul

Jumat, Oktober 08, 2021

Kata Gaul Dalam Bahasa Jepang Yang Perlu Kamu Ketahui

Bebasgaul.com – Hello, kesempatan ini saya akan menerangkan banyak kata-kata gaul dalam bahasa Jepang. Maka tidak cuman bahasa Indonesia yang punyai bahasa gaul, bahasa lain juga ada. Bahasa gaul dalam bahasa Jepang disebutkan “Wakamono Kotoba” (若者言葉). Secara bahasa, 若者 (wakamono) maknanya ‘anak muda’ dan 言葉 (kotoba) maknanya ‘kata-kata’. Dapat disebutkan bahasa anak muda.

Wakamono Kotoba Langsung di bawah ini saya sebut beberapa kosakata gaul bahasa Jepang yang saya kenali.

Kata Gaul Dalam Bahasa Jepang


Kata Gaul Dalam Bahasa Jepang Yang Perlu Kamu Ketahui

Maklumi saja bila ada sejumlah kata yang kasar, tetapi berikut kalimat gaul di Jepang. Pasti yang sering nonton anime bakal sering dengar kata-kata berikut ini :

  1. Ahou (dibaca: /ahoo/) 【あほう、あほ】 : Maknanya “bodoh! / bego! / tolol!”, kesannya mengejek dan benar-benar kasar. Tidak boleh diikuti, cukup tahu saja oke. Kata あほ ini kalau di Tokyo tuch dia anggap penghinaan serius, sementara di Osaka dipandang seperti gurauan. Haha, dapat demikian ya.
  2. Aitsu【あいつ】 : Langkah yang tidak santun untuk mengatakan “orang itu / tuch orang / ia”. Saya sering kali dengar kata ini di beberapa film anime. Ada pula Koitsu【こいつ】yang maknanya “nih orang / orang ini”, disampaikan kalau orang yang diartikan dekat sama yang bicara “koitsu” ini.
  3. Ano…【あの。。。】: Maknanya seperti “Hmm…”, dipakai untuk melembutkan saat membuat keinginan atau ingin menanyakan.
  4. Are【あれ】: Secara bahasa maknanya “itu”, tetapi kata ini kerap disampaikan saat kaget atau kembali bingung “hah?”.
  5. Atashi【あたし】: Biasa dipakai oleh wanita untuk menjelaskan “saya”.
  6. Baito【バイト】: Singkatan dari “Arubaito” yang disebut kosakata resapan dari bahasa Jerman (Arbeiten) yang maknanya “pekerjaan paruh-waktu / kerja sampingan”.
  7. Baka【ばか】: Sama dengan “ahou” maknanya “bodoh / idiot / tolol / bego!” (lengkaplah wkwk), tapi di Peluangai kata ini dipandang penghinaan benar-benar serius.
  8. Betsu ni【べつに】: Maknanya seperti “tidak papah / tidak terjadi apa-apa”, umumnya dipakai saat memberi respon satu pertanyaan.
  9. Chikuso / Kusso【ちくそ、くっそ】: Maknanya “sialan!”, dipakai saat kembali frustasi / kesel atau alami ketidakberhasilan.
  10. Choudai (dibaca : /choodai/)【ちょうだい】: Langkah minta bantuan / meminta (di antara rekan dengan rekan) seperti “katte choudai” (tolong belikan).
  11. Chotto ii?【ちょっといい?】: Langkah yang santun untuk menyusul pembicaraan seorang seperti “bisa saya berbicara sesaat?”.
  12. Chou~ (dibaca /choo/)【超~】: Maknanya “super….” atau “…. sekali” misalnya sama dalam kata “Chou kawaii”【超可愛い】yang maknanya “imut sekali!”.
  13. Chotto matte【ちょっと待って】: Maknanya “nantikan sesaat”. Umumnya kata “chotto” di sini bermanfaat untuk membuat lebih menekan.
  14. Dame【ダメ】: Maknanya “tidak boleh” juga bisa bermakna “payah”.
  15. Etto【えっと。。。】: Maknanya seperti “hmm…”, dipakai untuk melembutkan bila ingin ajukan pertanyaan / keinginan. Juga bisa dipakai untuk ekspresikan ketidaktahuan.
  16. Faito!【ファイト!】: Maknanya “fight!”, dipakai untuk memberikan semangat. Kata yang umum dipakai yakni “ganbatte!”【頑張って!】= “Kerjakan yang terbaik!”.
  17. Gomen ne【ごめんね】: Secara bahasa maknanya “maaf ya”. Tidak boleh pakai ini ke guru, atau orang yang lebih tua.
  18. Haraheta【腹へた】: Langkah gaul untuk menjelaskan “Saya lapar nih”, tidak begitu santun bila disebutkan ke orang yang lebih tua.
  19. Hidoi【ひどい】: Secara bahasa maknanya “kejam / jahat / jelek / menakutkan”.
  20. Hora【ほら】: Maknanya seperti “saksikan!”.
  21. Iya / Iyada【いや、いやだ】: Secara bahasa maknanya “tidak! / tidak!”, dipakai untuk menampik.
  22. Jaa ne【じゃあね】: Maknanya “sampai jumpa / daah! / bye-bye!”, disampaikan ke rekan atau orang yang seumuran saja.
  23. Kimochi warui【気持ち悪い】: Secara bahasa maknanya “Hati jelek / jijik”, disampaikan saat berasa jijik pada suatu hal, juga bisa saat kembali berasa sakit. Ada kependekannya yang lebih gaul yaitu【キモイ】(dibaca : /kimoi/).
  24. ~ Kure【~くれ】: “Kure” ialah wujud gaul dari kata “kudasai”, misalnya “kiite kudasai”(聞いて下さい)(tolong dengar) jadi “kiite kure!”(聞いてくれ!)
  25. ~ Hen【~へん】: Akhiran ini sebagai aksen di Osaka alternatif “~nai”. Misalkan “shinjirarenai”(信じられない)menjadi “shinjirarehen”(信じられへん)
  26. Maa ne…【マーね】: Kata ini dipakai saat seorang bertanya satu pertanyaan tapi Anda mempunyai jawaban yang jelek hingga Anda tidak ingin menjelaskannya. Misalnya “Bagaimana hasil testnya?” “Maa ne..”. Juga bisa disimpulkan “cukup…”
  27. Maji de【マジで】: Maknanya “betulan? / serius?”, kata ini sebagai wujud gaul dari “hontou ni?” yang mempunyai makna sama, dipakai untuk bertanya kejelasan. Versus pendeknya “maji?”.
  28. Mendokusai【面倒くさい】: Maknanya “mengusik saja” atau “menyebalkan”.
  29. Muzui【ムズイ】: Wujud gaul dari kata “muzukashii” yang maknanya “susah / sulit”.
  30. Nani utten no?【何売ってんの?】: Aksen di Osaka yang maknanya “apa yang kau ucapkan?”.
  31. Omae【おまえ】: Maknanya seperti “elu” dalam bahasa Indonesia. Umumnya dipakai oleh lelaki karena kata ini kesannya kasar dan disebutkan ke rekan, lawan, orang yang dibenci, dan lain-lain. Ada yang lebih kasar dari omae yakni “temee”(てめえ)
  32. Omatase【お待たせ】: Singkatan dari “omatase shimashita” yang maknanya “terima kasih sudah menanti”.
  33. Ryoukai (dibaca : /ryookai/)【了解】: Wujud gaul untuk menjelaskan “saya pahami”, kalau dalam kemiliteran bermakna “roger!”.
  34. Shikata gak nai【仕方がない】: Maknanya “bolehkah buat / tak ada langkah lain”, sama dengan “shou gak nai”.
  35. Shimatta【しまった】: Maknanya seperti “sialan! / oh tidak!”.
  36. Sugee【すげえ】: Maknanya “luar biasa! / bagus! / wow!”, sebagai wujud lain dari “sugoi”.
  37. Urusai【うるさい】: Maknanya seperti “bawel! / bising! / diam!”, ada yang lebih kasar yakni “uruse!”(うるせぇ!)
  38. Uso【うそ】: Maknanya “berbohong! / mustahil!”, yang maknanya “pendusta” yakni “usotsuki”(嘘つき)
  39. Uzai【ウザイ】: Maknanya seperti “mengusik saja”, wujud kasarnya yakni “uze”(うぜ)
  40. Wagamama【わがまま】: Sebuah istilah yang mengarah ke orang manja atau orang yang egois (mengutamakan diri kita).
  41. Yabai【ヤバイ】: Kata ini mempunyai banyak makna yang lain bergantung pada kerangka, dapat bermakna “genting!”, “cantiknya!”, “bahaya!”, “Aduh!”, “nikmatnya!”, dan lain-lain.
  42. Zannen da ne【残念だね】: Maknanya “sangat sayang ya”.
  43. Kakkoii【かっこいい】: Maknanya “bagus!”.
  44. Saboru【サボる】Kata kerja yang maknanya “absen (sekolah)”
  45. Arienai【ありえない】: Maknanya “mustahil / tidak mungkin / tidak bisa dipercayai”, sama dalam kata “shinjirarenai” tapi arienai seringkali dipakai.
  46. Atarimae【当たり前】: Maknanya “ya iyalah”.
  47. Saikou【最高】: Dipakai untuk ekspresikan hal yang mengagumkan , secara bahasa maknanya “benar-benar”, dapat begitu enak, sangatlah baik, benar-benar luar biasa, dan lain-lain.
  48. Ikemen【イケメン】: Maknanya “cowok bagus / cakep”.
  49. Akiramenna【諦めんな】: Maknanya “tidak boleh patah semangat! / jangan putus asa!”.
  50. Ayashii【怪しい】: Maknanya “meresahkan”.
  51. Abunai【危ない】: Maknanya “bahaya!”, wujud yang lain “abunee” atau “abunee zo”.
  52. Ochitsuke【落ち着け】: Maknanya “tenanglah! / cukup!”, kerap dipakai untuk meleraikan kerusuhan / pertikaian.
  53. Ii kagen ni shiro【いい加減にしろ】: Maknanya “cukup! / hentikan! / tidak boleh demikian!”.
  54. Tokoro de【ところで】: Maknanya “ngomong-ngomong…” atau dalam bahasa Inggris “By the way / BTW…”.
  55. Ii yo【いいよ】: Maknanya “tidak papah kok”.
  56. Nau【なう】: Diambil dari kata dalam bahasa Inggris yakni “now” yang maknanya “saat ini”, pemakaiannya sama dalam kalimat “uchi ni iru nau”(家にいるナウ)artinya “saat ini kembali ada di dalam rumah”, biasa dipakai di media sosial / internet.
  57. Nettomo / Chattomo【ねっとも、ちゃっとも】: Maknanya “rekan chat / internet”.
  58. Nekama【ネカマ】: Maknanya “cowok yang berpura-pura jadi cewek di dunia maya / internet”, sebagai kombinasi dari kata “netto” = net, dan “okama” = banci, tapi arti “nekama” ini bukanlah betul-betul banci, biasa dipakai beberapa gamers.
  59. Nenabe【ネナベ】: Sebagai kontradiksi dari nekama, nenabe bermakna “cewek yang berpura-pura jadi cowo di dunia maya”, kombinasi dari kata “netto” = net, dan “onabe” = cewe yang kaya cowo (cewe jadi-jadian hahaha).
  60. Kawaisou ni【可哀想に】: Maknanya “sangat kasihan”.
  61. Kirei【キレイ】: Maknanya “elok”, yang jelas diperuntukkan ke wanita yaa.
  62. Kataomoi【片思い】: Maknanya “cinta bertepuk samping tangan”.
  63. Kuruoshii【狂おしい】:Maknanya “edan”.
  64. Guzu-guzu【ぐずぐず】: Maknanya dapat “ogah-ogahan”, “menghabiskan waktu”, “lama-lama”, dan lain-lain.
  65. Ganbare!【頑張れ】: Maknanya “semangat!”, sebagai wujud tidak resmi dari “ganbatte kudasai”.
  66. Gaki【ガキ】: Maknanya “anak nakal!”.
  67. Goukon【ごうこん】: Maknanya “kencan buta”, yakni kencan / ketemuan pertama kalinya dengan orang yang baru kita mengenal melalui media sosial saja, belum tahu orang aslinya seperti apakah.
  68. Sukebe【スケベ】: Maknanya “omes alias otak cabul / cabul”.
  69. Tsumannai【つまんない】: Maknanya “menjemukan”.
  70. Sankyuu (39)【サンキュー】: Maknanya “terima kasih”, diambil dari kata “thank you” dalam bahasa inggris, kalau di sms orang Jepang ketiknya hanya angka 39, kemungkinan agar hemat pulsa plus ngirit kata dan cepat ngetiknya.. (3 = san, 9 = kyuu).
  71. Nanchatte【なんちゃって】: Maknanya “just kidding / bergurau”, sama dengan “joudan”(冗談)
  72. Wasureppoi【忘れっぽい】: Maknanya “pelupa”.
  73. Yankii【ヤンキー】: Maknanya “preman / berandalan”.
  74. Chigee【ちげえ】: Maknanya “bukan / salah”, sebagai wujud lain dari “chigai”.
  75. Doushite【どうして】: Dipakai untuk menanyakan “kenapa / mengapa?”
  76. Saitei【最低】: Kontradiksi dari saikou, maknanya “terjelek”.
  77. Busu【ブス】: Singkatan dari busaiku yang maknanya “buruk”.
  78. Zurui【ずるい】: Maknanya “curang”.
  79. Mazui【まずい】: Maknanya “gak nikmat”, musuh kata umai / oishii (nikmat) jika kerangka terkait dengan makanan.
  80. Bimyou【びみょう】: Maknanya serupa seperti kata “mazui” jika kerangka terkait dengan makanan, kata ini berarti konotasi negatif.
  81. Dasai【ダサい】: Maknanya “payah / tidak bagus”.
  82. Hazui【恥ずい】: Singkatan dari hazukashii yang maknanya “malu-maluin”.
  83. Naruhodo【なるほど】: Maknanya “demikian ternyata / jadi demikian / oh demikian”.
  84. Masaka【まさか】: Maknanya “jangan-jangan…”.
  85. Suman【すまん】: Maknanya “maaf”, sebagai singkatan dari “sumimasen”.
  86. Pakuru【パクる】: Maknanya “mengambil”, contoh pemakaiannya “tidak boleh mengambil ideku!” = “ore no kangae pakuru na!”(俺の考えパクるな)
  87. Panpii【パンピー】: Maknanya “orang biasa” atau dalam bahasa Inggris “common people”.
  88. Otomen【オトメン】: Maknanya “cowok berjiwa halus / seperti wanita”.
  89. Yappari【やっぱり】: Maknanya “telah kuduga”.
  90. Majihara【マジマラ】: Maknanya “geram besar”, sebagai kombinasi dari kata “majime” dan “hara” yang dari kata “hara gak tatsu”.
  91. Yatta【やった】: Maknanya “yeay! / sukses! / asyiik!”
  92. Yare yare【やれやれ】: Kata ini mempunyai banyak makna yang lain bergantung pada kerangka, tetapi kerap disimpulkan “ya ampun”.
  93. ~ Yaro【~やろ】: Pemakaian sama dalam kata “baka yaro” (landasan bodoh) atau “anna yaro” (landasan orang itu), memperlihatkan rasa kecewa pada seorang.
  94. Wakannai【分かんない】: Wujud tidak resmi dari wakarimasen yang maknanya “saya tidak tahu”.
  95. Onnatarashi【女たらし】: Maknanya “play boy”, kontradiksi dari otokotarashi(男たらし)yang maknanya “play girl”.
  96. Eroi【エロい】: Maknanya “sexy / erotis”.
  97. Chibi【ちび】: Maknanya “cebol”, mengarah ke seorang memiliki tubuh pendek dan kecil.
  98. Mawarikudoi【回りくどい】: Maknanya “berbelit-belit”.
  99. Fuzakenna【ふざけるんな】: Maknanya “tidak boleh bermain-main! / tidak boleh bergurau!”.
  100. Omoroi【オモロい】: Sebagai singkatan dari kata “omoshiroi” yang maknanya “menarik”.

Demikian dari saya untuk posting kesempatan ini, bila ada kekeliruan minta maaf ya, tolong direvisi untuk yang jago bahasa Jepang.

Kata Gaul Dalam Bahasa Jepang


Bonus : Hentai【へんたい】: Kata ini mengarah pada anime yang tampilkan episode seksual / pornografi, jadi tidak pantas diikuti wkwkwk. Kata yang lain seringkali dipakai yakni “ecchi”.

Share with your friends

Give us your opinion