Cara Mengatasi Kecemasan pada Remaja dengan Bijak - BebasGaul

Rabu, Oktober 27, 2021

Cara Mengatasi Kecemasan pada Remaja dengan Bijak

Kekhawatiran benar-benar biasa terjadi di periode praremaja dan remaja. Di periode itu, remaja alami peralihan yang cepat, baik secara fisik atau psikis.

Seringkali mereka ditempatkan pada keadaan yang melawan, asing, dan penuh penekanan dari lingkungan. Ditambah dengan ramainya sosial media. Info yang demikian cepat berpengaruh pada Mental remaja.

Rasa kuatir umumnya dibarengi rasa grogi, tegang, gemetaran, mual, dan berkeringat. Itu semua ada karena remaja alami peralihan emosi, fisik dan sosial, yang terjadi bertepatan dengan peralihan langkah berpikiran mereka.

Itu kenapa, peranan orangtua penting untuk menangani kekhawatiran di kelompok remaja. Kedatangan orangtua menjadi penyemangat untuk anak melalui periode remaja ke dewasan secara baik.

Yakinkan mereka pahami jika mereka tidak sendirian dalam hadapi permasalahan. Ke-2 orang tuanya akan ada selalu untuk menolongnya.

Cara Mengatasi Kecemasan pada Remaja dengan Bijak


Berikut langkah menangani kekhawatiran pada remaja,

1. Mencari Tahu Sumber Kekhawatiran

Satu antara langkah untuk menolong anak mengurus rasa kuatir ialah bicara sama mereka mengenai kekuatirannya. Saat ia mulai terbuka, yakinkan Anda menjadi pendengar yang bagus.

Ciri-ciri pendengar yang bagus ialah tidak memutuskan atau menyela saat anak sedang menceritakan. Jauhi mencemooh atau mempersalahkan pemikiran negatif anak.

Dengar dahulu semua ceritanya, sampai usai. Selanjutnya, baru proses narasi itu dan berikan opini dari pemikiran Anda.

2. Tolong Mengurus Rasa Kuatirnya

Langkah menangani masalah kekhawatiran pada remaja selanjutnya dengan menolong mengurus hati negatif itu. Misalkan, anak mempunyai kekhawatiran saat tampil di muka seseorang.

Sebagai langkah pertama, Anda bisa menggerakkan anak latihan tampil di muka keluarga pokok lebih dulu. Tumbuhkan rasa yakin dianya. Mereka secara perlahan-lahan bisa menangani kekhawatiran tampil di muka beberapa orang.

3. Perlihatkan Langkah Mengurus Depresi

Merilis dari Verywell, anak ialah cermin yang hendak ikuti apa yang orangtua kerjakan. Oleh karenanya, tolong anak mengurus kecemasannya dengan memberi contoh langkah mengurus depresi dan kekhawatiran yang bagus.

Tidak boleh perlihatkan sikap resah, emosional, dan gestur negatif yang lain. Ingat, anak ialah peniru yang bagus.

4. Ajari Memakai Media Sosial dengan Betul

Remaja saat ini telah hebat dalam soal digital, terhitung bermain sosial media. Tetapi, kadang, sumber kekhawatiran remaja malah mengambil sumber dari sosial media.

Untuk menghindar dampak negatif itu, orangtua bisa mendidik remaja masalah pemakaian sosial media. Terangkan untuk memakai sosial media selayaknya dan awasi waktunya. Peringatkan juga jika apa yang diperlihatkan di situ tidak semua betul.

Ajari anak remaja Anda untuk waspada dalam memberi opini di sosial media.

5. Kerjakan Kegiatan Bersama

Kerjakan aktivitas simpel, seperti bermain, olahraga, liburan, atau mengolah. Habiskan waktu bersama anak bisa membuat mereka berasa disayangi sekalian membuat citra yang bagus masalah keluarga.

6. Aplikasikan Style Hidup Sehat

Dorong pola hidup yang sehat dengan makan-minum yang sehat, tidur memadai, dan teratur melakukan aktivitas fisik. Kenapa ini penting? Kenyataannya, pola hidup sehat bisa menghindari Anda dari depresi dan kekhawatiran terlalu berlebih.

Share with your friends

Give us your opinion