Cara Membuat Pikiran Tetap Awet Muda di Usia Matang - BebasGaul

Jumat, Oktober 29, 2021

Cara Membuat Pikiran Tetap Awet Muda di Usia Matang

Penuaan sebagai proses badan yang tidak dapat dijauhi. Bersamaan pertambahan umur, peranan beberapa organ badan akan turun.

Walau badan alami pengurangan, ada satu sisi yang dapat membuat kamu kelihatan tahan lama gampang dan tidak kuno, yaitu otak. Itu kenapa, perlu memberi gizi ke otak, seperti membaca buku

Dengan otak yang tetap mendapatkan gizi, pemikiran Anda akan fresh karena terus-terusan mendapatkan hal baru. Tetapi, ada sebagian orang yang tidak menyenangi membaca buku dan perlu mendapati jalan keluar lain.

Ada cara-cara supaya pemikiran Anda masih tetap kelihatan tahan lama muda, walau tidak suka membaca. Beberapa cara itu dapat diterapkan saat Anda sedang luang.

Cara Membuat Pikiran Tetap Awet Muda di Usia Matang


Berikut langkah membuat pemikiran Anda masih tetap kelihatan tahan lama muda

1. Teratur Olahraga

Satu antara langkah untuk jaga sudut pandang positif, sehat, dan tahan lama muda ialah rajin olahraga. Olahraga bukan hanya bagus untuk kesehatan badan Anda, tapi juga untuk otak.

Olahraga bisa membuat kekuatan penalaran dan ketrampilan berpikiran masih tetap tajam karena tingkatkan saluran darah ke otak.

Anda dapat beraktivitas fisik enteng atau sedang sepanjang 25-30 menit tiap hari, seperti jalan kaki atau yoga. Putar lagu favorite Anda untuk menolong nikmati waktu olahraga.

2. Menjaga Skema Makan

Tanpa diakui, makanan yang Anda konsumsi tiap hari bisa punya pengaruh pada pemikiran dan badan. Karena itu, penuhi gizi sehat tiap hari untuk memberikan dukungan perubahan otak yang optimal.

Merilis WebMD, ada penemuan yang menjelaskan semakin banyak kalori yang Anda konsumsi karena itu semakin tinggi peluang kehilangan memory. Tetapi, pemicu terangnya belumlah diketahui.

Seharusnya, hindari atau turunkan konsumsi makanan memiliki kalori tinggi dan diolah. Makanan itu bisa tingkatkan kandungan cholesterol dan gula darah, dan mengusik kesetimbangan gizi untuk otak untuk bekerja yang baik.

3. Terus Belajar Hal Baru

Setiap coba kegiatan baru, otak akan bekerja extra untuk pahaminya. Ini dapat dikatakan sebagai olahraga otak.

Belajar hal baru dapat Anda kerjakan secara menekuni suatu hal yang dicintai. Misalnya, bila Anda tertarik sama bahasa asing karena itu dapat ikuti barisan belajar bahasa asing atau belajar otodidak di dalam rumah.

Anda bisa juga pelajari alat musik baru lewat kelas atau barisan musik. Mainkan alat musik bisa mempunyai dampak positif dalam otak, dan tingkatkan memory, pendengaran, dan ketrampilan motorik.

Beberapa jenis aktivitas untuk mempertajam otak yang lain, diantaranya main teka-teki silang, sudoku, melukis, dan menyulam.

4. Latihan Meditasi

Dalam sebuah riset di Harvard, Amerika Serikat, meditasi sepanjang delapan minggu hasilkan peralihan pada tempat khusus otak, terutamanya kenaikan ketebalan hippocampus (tempat otak yang mengatur evaluasi dan memory).

Anda bisa coba meditasi dengan bertahap. Mulai dengan cari lokasi yang tenang, sejuk, dan bebas masalah. Sempatkan diri lima menit untuk duduk dan konsentrasi pada napas Anda.

5. Tidur Cukup dan Berkualitas

Istirahat yang bagus sekitaran 6-8 jam tiap malam bisa membuat pemikiran fresh dan konsentrasi. Tidur yang memadai dan berkualitas bisa regenerasi neuron yang memungkinkannya otak berperan secara baik.

Memperoleh istirahat yang bagus secara stabil bisa hasilkan beberapa dampak positif. Misalnya, tingkatkan ingatan dan konsentrasi, dan menolong membuat keputusan lebih bagus.

Untuk memperoleh tidur memadai dan berkualitas, singkirkan beberapa hal yang bisa membuat Anda susah tidur. Matikan handphone, TV, atau netbook saat siap-siap tidur.

Lalu, Anda dapat coba membaca buku, dengarkan musik yang menentramkan, mandi, atau menulis jurnal supaya cepat mengantuk dan tidur lebih pulas.

6. Jaga Jalinan Baik dengan Orang Paling dekat

Riset memperlihatkan, jalinan sosial penting untuk jaga otak untuk selalu tahan lama muda. Mempunyai jalinan yang bagus dengan orang sekeliling bisa tingkatkan kesehatan keseluruhannya.

Bahkan juga, mempunyai rekan hidup dihubungkan dengan resiko demensia lebih rendah dan keinginan hidup semakin lama.

Lalu, habiskan waktu dengan keluarga, sahabat, dan komune dapat menolong seorang untuk nikmati hidup, berasa dipandang, dan mendapati arah.

Share with your friends

Give us your opinion