Cara Jitu Meredam Nafsu Belanja Online yang Tak Terkendali - BebasGaul

Selasa, Oktober 19, 2021

Cara Jitu Meredam Nafsu Belanja Online yang Tak Terkendali

Langkah menahan gairah berbelanja online yang tidak teratasi jadi poin utama untuk dipahami. Tidak cuman untuk beberapa aktor yang mengetahui hal yang dilakukan sebagai rutinitas negatif, tetapi oleh beberapa orang paling dekat, seperti keluarga, suami atau istri.

Maksudnya, supaya saat Anda terperosok ke rutinitas negatif itu, orangtua, adik, kakak, suami, istri, kekasih, dan kawan dekat dapat menolong untuk mengingatimu.

Harus dianggap, berbelanja sebagai satu antara guilty pleasure, terutamanya untuk kaum hawa. Berbelanja menjadi fasilitas yang bagus untuk melepaskan depresi atau penekanan, jadi selingan. Di lain sisi, berbelanja yang tidak teratasi menjadi sumber pemborosan, tidak cuman uang tetapi waktu.

Sekarang, dengan beragam keringanan teknologi, berbelanja jadi semakin mudah. Darimanakah saja, kapan pun, kamu dapat lakukan transaksi bisnis pembelian lewat cara online. Bahkan juga, untuk beberapa barang yang sebetulnya tidak kamu perlukan atau produk yang sebetulnya di luar kekuatan keuanganmu.

Banyak e-commerce, marketplace, atau onlineshop yang memberikan keringanan konsumen setia untuk belanja, memikat dengan bujukan potongan harga.

Terjerat dalam rutinitas berbelanja online stimulanif dapat benar-benar mencelakakan. Ketahui tanda-tanda, dan cepatlah ketahui saat sebelum telat.

Kamu dapat membaca langkah untuk menangani rutinitas jelek itu. Memang tidak gampang untuk mengaplikasikannya karena keberhasilnnya benar-benar tergantung pada niat dan kemauanmu.

Cara Jitu Meredam Nafsu Belanja Online yang Tak Terkendali


Berikut cara-cara untuk menahan gairah berbelanja online yang tidak teratasi,

1. Melacak waktu pemakaian

Kalkulasi waktu durasi yang Anda habiskan tiap hari atau tiap minggunya untuk berbelanja online. Peluang Anda tidak sadar, berapakah lama Anda menghabiskan waktu Anda untuk melakukan aktivitas berbelanja di jagat maya itu.

Pakai program seperti RescueTime untuk mencari kegiatan di computer atau handphone. Program ini akan memberi laporan mengenai saat yang Anda habiskan pada setiap situs atau program.

Dengan begitu, Anda semakin lebih sadar berkenaan saat yang Anda pakai setiap harinya dan semakin dapat mengatur diri, dan memakai waktu Anda untuk hal yang lebih bemanfaat.

2. Blokir situs e-commerce atau onlineshop yang umum Anda datangi

Berkunjung toko online (situs berbelanja) memang jadi satu antara langkah untuk santai sesaat. Tetapi, bila Anda seringkali usai dengan beberapa barang yang tidak diperlukan, kemungkinan Anda harus cari langkah lain untuk santai.

Untuk menangani rutinitas jelek ini, Anda dapat awali dengan memblok atau uninstall program e-commerce dari handphone hingga Anda tidak terus-terusan mengeceknya.

3. Janganlah lekas check-out

Beberapa orang yang berbelanja online secara stimulanif, beli barang karena menyaksikan cap potongan harga atau beberapa barang menarik saat mereka sekedar hanya melihat-lihat. Walau sebenarnya, beberapa barang itu sebetulnya tidak diperlukan alias cuman lapar mata.

Untuk menghindarinya, aplikasikan waktu menanti saat sebelum memilih untuk beli barang, misalkan sepanjang 24 jam atau bahkan juga semakin lama kembali. Ini membuat pemikiran lebih jernih, menyadarkan Anda, dan memberikan peluang pada Anda untuk berpikiran ulangi.

4. Hapus info kartu credit

Beberapa orang yang simpan info kartu cicilannya pada beberapa situs e-commerce untuk memudahkan dan percepat pembayaran.

Tetapi, keringanan ini bikin rugi karena Anda dapat secara cepat beli barang tanpa berpikiran 2x. Dengan hapus info kartu credit yang disimpan, proses pembelian semakin lebih sulit.

Anda harus ambilnya dompet selanjutnya memasukkan info kartu credit dan alamat. Proses yang lebih kompleks dan saat yang semakin lama ini memberi Anda peluang untuk menimbang kembali pembelian yang hendak dilaksanakan.

Langkah ini kurangi resiko terjerat penipuan atau perampokan identitas.

5. Unsubscribe atau matikan pemberitahuan

Apa Anda abonemen (subscribe) dari beberapa situs berbelanja dan toko online, atau menghidupkan pemberitahuan pada aplikasinya?

Anda memang dapat mengetahui lebih cepat saat situs itu melangsungkan potongan harga atau promosi, tapi ini membuat Anda lebih gampang tergoda untuk belanja.

Dengan stop abonemen dan mematikan pemberitahuan, Anda tidak akan mengetahui penawaran-penawaran terkini hingga Anda tidak tertarik untuk beli barang.

Share with your friends

Give us your opinion